UNIX, WINDOWS, AND LINUX

22 September 2012

UNIX

UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.

Keberhasilan dari sistem UNIX menyebabkan adanya versi penerima kode. Versi penerima kode dari UNIX ini dipakai oleh universitas, lembaga penelitian, badan – badan pemerintahan, dan perusahaan komputer. Dibantu komputer desain, manufaktur sistem kontrol, simulasi laboratorium, bahkan internet itu sendiri, semua orang pada tahun 1997 menggunakan sistem UNIX.

Awal pertengahan 1980-an, banyak perdebatan tentang kekuatan dan kelemahan dari sistem UNIX. Seringkali dipicu oleh ucapan – ucapan dari pedagang yang berusaha untuk melindungi penjualan mereka. Maka, untuk itu UNIX terus mengembangkan dan menambahkan  fitur mereka. Spesifikasi terbaru dari sistem UNIX adalah UNIX single tersedia secara bebas di web, memungkinkan penggunaan kembali standar dalam proyek dokumentasi open source, menyediakan alat-alat pengujian, mengembangkan POSIX dan program sertifikasi LSB.

WINDOWS

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri – X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

LINUX

Linux merupakan sistem operasi bertipe Unix modular. Linux memiliki banyak disain yang berasal dari disain dasar Unix yang dikembangkan dalam kurun waktu 1970-an hingga 1980-an. Linux menggunakan sebuah kernel monolitik, kernel Linux yang menangani kontrol proses, jaringan, periferal dan pengaksesan sistem berkas. Device driver telah terintegrasi ke dalam kernel.

Banyak fungsi-fungsi tingkat tinggi di Linux ditangani oleh proyek-proyek terpisah yang berintegrasi dengan kernel. Userland GNU merupakan sebuah bagian penting dari sistem Linux yang menyediakan shell dan peralatan-peralatan yang menangani banyak fungsi-fungsi dasar sistem operasi. Di atas kernel, peralatan-peralatan ini membentuk sebuah sistem Linux lengkap dengan sebuah antarmuka pengguna grafis yang dapat digunakan, umumnya berjalan di atas X Window System.

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft. Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU.

Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX,[18] SUS,[19] ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.1.[20] Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakan distribusi Linux.

Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan “distro”, adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux. Distribusi-distribusi Linux ditangani oleh individu, tim, organisasi sukarelawan dan entitas komersial. Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux.

 
 

 

 
 

Filed in Academic at 11:10 pm

no comments

Belajarlah dari Tanah

6 September 2012

Orang  Tanah sering berkata “Tanah adalah tubuh alam berdimensi dalam dan luas di permukaan bumi yang tersusun atas padatan (mineral, dan bahan organik), cairan, dan gas sebagai media tumbuh tanaman”. Lain halnya jika kita bertanya kepada orang – orang awam. Mereka pasti menjawab bahwa tanah adalah tempat kita berpijak.

Aku ingin tahu mana pengertian  yang paling benar antara orang tanah sendiri dan orang awam. Aku juga ingin tahu bagaimana hidup di tanah ?  makhluk – makhluk apa yang ada di tanah? sifat  dan tingkah lakunya? Cara bertahan di tanah ?. Karena ternyata di tanah itu ada kehidupan, ada udara, ada sifat – sifat sosial.

Rasa ingin tahu itu membuat ku ingin mempelajari  apa arti tanah yang sebenarnya. Aku masuk di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan IPB. Mahasiswa di departemen ini adalah mahasiswa yang solid, mempunyai visi – misi yang terarah, rajin, dan tidak pernah melupakan bahwa mereka adalah makhluk sosial. Gambaran miniatur ini mengingatkan aku pada cerita makhluk – makhluk tanah seperti semut yang selalu bersama mencari makanan dan cacing yang beramai – ramai membentuk pori dan mencari sumber makanan.

Tugas – tugas yang disediakan para dosen untuk mahasiswanya sangat rumit, sulit, dan selalu dibutuhkan ketelitian yang tinggi. Namun aku tidak pernah takut karena aku percaya diri, dan mempunyai teman – teman yang selalu membantu untuk memberikan semngat dan keyakinan mereka.  Tetapi, hidup di tanah tidak selalu mujur dan baik – baik saja. Selalu ada ujian, tantangan, untuk belajar dewasa menikmati perjalanan hidup yang Allah Ciptakan.

Belajarlah dari tanah. Belajarlah dari asal mula manusia diciptakan.  kehidupan akan lebih membaik. Spirit for Soil.

 

Filed in Academic at 5:45 am

no comments